Kabupaten Agam, Sumatera Barat – Diduga Penyimpangan dan penimbunan BBM bersubsidi yang dilakukan oleh oknum pelaku mafia solar, terkait aktivitas salah satu lokasi penimbunan BBM Bersubsidi jenis solar secara ilegal di Tiku Tanjung Mutiara seringnya terlihat keluar masuk mobil truk jenis engkel box yang sudah di modifikasi, Minggu, (07/01/23).
Hal itu membuat Tim awak media menjadi geram dan menyelidiki langsung ke lokasi tersebut.
Karena tidak lain, ada peran oknum anggota TNI AD aktif inisial (S) dalam penyimpangan dan penimbunan BBM bersubsidi jenis solar di lokasi tersebut.
“Tim investigasi melihat langsung adanya penyimpangan serta penimbunan BBM bersubsidi jenis solar di sebuah SPBU, Tanjung Mutiara, Kab.Agam Sumbar,” ujar salah seorang tim.

Tim investigasi terus menggali informasi terkait praktik penyimpangan/penimbunan dan siapa-siapa yang terlibat didalamnya.
Karena saat di konfirmasi, sopir menyebut sebuah nama yaitu (S) sebagai bos yang di ketahui adalah oknum anggota TNI AD aktif inisial (S)
Keterangan dari sopir penimbun BBM bersubsidi solar, oknum anggota TNI AD aktif tersebut bernama (S) dan bekerjasama dengan pihak SPBU,” ujar sopir.
Oknum tersebut menggunakan armada truk engkel jenis box yang sudah di modifikasi untuk melansir BBM bersubsidi jenis Bio Solar dari SPBU ke lokasi penimbunan.
Dari hasil investigasi yang dilakukan oleh Tim media menggambarkan mekanisme para pelaku membeli Bio Solar maupun solar Bersubsidi di SPBU resmi dengan menggunakan armada truk jenis box yang sudah dimodifikasi di dalamnya.
Pembelian BBM bersubsidi seperti itu, kata tim investigasi media, jelas sangat merugikan negara terutama kepada masyarakat, Pasalnya hasil pembelian yang berskala besar BBM bersubsidi jenis solar dijual kembali ke berbagai perusahaan Industri ataupun proyek galian dengan harga non subsidi.
Tim Investigasi Awak Media terkait dengan penimbun BBM bersubsidi solar di SPBU Tiku bekerjasama mafia ilegal solar bersubsidi mengunakan mobil box yang sudah di modifikasi.
Tim awak media memberitahu kepada Polres agam Sumbar, melalui WhatsApp pribadi Polres Agam Sumbar, ”Ok, anggota mau merapat ke lokasi.”.
Polsek Tiku Kabupaten Agam turun kelapangan, yakni ke SPBU Tiku. Dan akhirnya BBM solar bersubsidi yang di timbun dibawa ke Polsek Tiku pada kamis malam.
Ironisnya, tim awak media konfirmasi ke Polsek Tiku pada jum’at siang, dan bertemu Kapolseknya.
Akan tetapi penimbun ilegal solar mobil engkel box belum ditindaklanjuti oleh Polsek Tiku.
“Diduga ada oknum anggota TNI yang membekingi mafia BBM Jenis solar bersubsidi secara ilegal tersebut. Patut diduga ada orang besar yang memback Up kejahatan ini, atau Mafia yang besar!!”, ujar salah seorang tim.
Aktifitas ini juga sudah menjadi rahasia umum di wilayah Sumatera Barat, sehingga sangat kuat dugaan beberapa oknum aparat ikut memback up kegiatan ini.
Maka dari itu, Tim Awak Media meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera memberantas Mafia solar bersubsidi secara ilegal Sumbar. Sumber : (PPRI-red)
