Jakarta – Nama Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono sedang ramai diperbincangkan karena disebut mantap untuk mundur dari Kabinet Indonesia Maju.
Menjawab isu ini, Istana menegaskan seluruh menteri tetap kompak membantu pemerintahan Presiden Jokowi sampai akhir masa jabatan pada Oktober mendatang.
“Seluruh Menteri Kabinet Indonesia Maju tetap kompak dan solid membantu Presiden untuk memimpin penyelenggaraan pemerintahan sampai akhir masa jabatannya,” kata Ari Dwipayana kepada wartawan, Kamis (18/1).

Menurutnya, isu yang beredar tersebut lebih baik ditanyakan langsung kepada yang pertama kali mengangkatnya ke ruang publik. Isu ini pertama kali dilempar pengamat ekonomi Faisal Basri.
“Terkait isu yang sengaja dilemparkan oleh beberapa pihak bahwa ada menteri yang siap mundur atau tidak nyaman dalam pemerintahan, tanyakan saja ke pihak-pihak yang melontarkan isu tersebut,” pungkasnya.
Sebelumnya, kabar ada menteri yang siap mundur dari kabinet diungkapkan pengamat ekonomi sekaligus ekonom senior INDEF, Faisal Basri, di acara Political Economic Outlook 2024.
“Nah, ayo kita sama-sama membujuk Sri Mulyani, (Menteri PUPR) Pak Basuki, dan beberapa menteri lagi untuk mundur. Itu efeknya akan dahsyat secara moral. Saya dengan Bu Sri Mulyani yang paling siap untuk mundur,” kata Faisal Basri, Sabtu (13/1).
Menurutnya, Jokowi tak sepantasnya melanjutkan kepemimpinan nasional dengan mendorong Prabowo Subianto sebagai capres dan berpasangan dengan putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka. ***
