Bandung – Sadulur Martial Comunity (SMARTCO) Fighting Indonesia hadir memenuhi undangan dari Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia pada agenda Atlet Profesional Development Program dengan tema Pembinaan dan pengembangan olahraga profesional “Performa Cemerlang, Masa Depan Gemilang”, pada tanggal 6-8 Agustus 2025, bertempat di de Java Hotel Bandung.
Ketua umum Smartco Fighting Indonesia, Deny Morand, SH, CMe, CPCLE, CCD, mengatakan sangat mengapresiasi agenda kegiatan workshop ini.
“Kementrian Pemuda dan Olahraga RI sangat memperhatikan masa depan atlit dengan mempersiapkan atlit menuju masa depan yang cemerlang” ujarnya.

Atlet Utusan SMARTCO
Dalam agenda workshop ini, Smartco sebagai perkumpulan yang bergerak dalam olahraga beladiri telah mengutus 3 orang atlet, yaitu :
1. Rania Salsabila, Smartco Bandung
2. Erik Kantona Deva, Smartco Sukabumi
3. Adam Ashar Samsudin, Smartco DKI Jakarta
ATLET PROFESIONAL DEVELOPMENT PROGRAM

Agenda kegiatan atlet profesional development program ini merupakan agenda penting dari Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dengan target agar para atlit dapat mencapai prestasi yang cemerlang, berkembangnya performa atlet profesional serta meningkatnya pendapatan dan masa depan para atlet.
Agenda kegiatan workshop ini diawali dengan laporan penyelengara yaitu Asisten deputi olahraga profesional, dilanjutkan sambutan dari Kepala Dinas pemuda dan olahraga provinsi Jawa Barat, Dr. Hery Antasari M.Dev.Plg, yang kemudian dilanjutkan dengan Pidato Pembuka oleh Brigjen.Pol. Slamet, SIK sebagai tenaga ahli menteri bidang hubungan antar lembaga kemenpora dan ditutup oleh arahan sekaligus pembukaan oleh Deputi bidang pengembangan industri olahraga kemenpora.
Materi – materi yang disampaikan dalam workshop ini adalah :
1. Strategi kewirausahaan berbasis kearifan lokal dalam industri olahraga yang disampaikan oleh Pandji Akbar, seorang pengusaha muda bidang olahraga PT. Dash Garment Indonesia.
2. Strategi membangun citra diri positif dalam peningkatan kesejahteraan bagi atlit profesional, disampaikan oleh Dr. Neneng Rosi Nurasjati. M.pd selaku praktisi olahraga dan wakil ketua umum pengurus besar kick boxing Indonesia.
3. Strategi penguatan integritas, etika dan kepemimpinan bagi atlet profesional, dengan narasumber kepala dinas pemuda dan olahraga provinsi Jawa Barat, Dr. Hery Antasari, M. dev. Plg.
4. Strategi pemanfaatan teknologi dalam olahraga bagi atlit profesional, disampaikan oleh Prof. Dr. Amung Ma’mun, M.Pd, Guru besar bidang ilmu kebijakan dan pengembangan olahraga.
5. Strategi perencanaan, pengembangan dan adaptasi masa transisi karir bagi atlit profesional, disampaikan oleh Icuk Sugianto, seorang mantan atlet profesional cabang olahraga bulutangkis.
6. Strategi pengemasan bisnis industri olahraga melalui pengelolaan olahraga profesional, disampaikan oleh Daud Yordan, mantan tinju yang sekarang menjadi anggota DPD RI Kalimantan Barat. (***)
