Sah! Bank Bandung Resmi Berganti Status Menjadi Perseroda BPR Kota Bandung

BANDUNG — Panitia Khusus (Pansus) 18 DPRD Kota Bandung resmi menuntaskan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perusahaan Perseroan Daerah Bank Perekonomian Rakyat Kota Bandung. Kesepakatan ini disahkan bersama Pemerintah Kota Bandung dalam Rapat Paripurna, Rabu (14/10/2026).

Dengan ditetapkannya regulasi tersebut, status badan hukum BUMD yang akrab disapa Bank Bandung ini bertransformasi dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) menjadi Perseroan Daerah (Perseroda) dengan nama resmi Perseroda Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Kota Bandung.

Dorong Keseimbangan Profit dan Pelayanan Publik

Ketua Pansus 18 DPRD Kota Bandung, M. Bagja Jaya Wibawa, menyampaikan bahwa perubahan status dan nomenklatur ini diharapkan menjadi amunisi baru bagi Bank Bandung untuk memperkuat perekonomian warga sekaligus menjaga keseimbangan antara orientasi bisnis (profit oriented) dan fungsi sosial (public service).

“Harapannya, Perseroda BPR Kota Bandung semakin bersemangat menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Keseimbangan antara profit dan pelayanan publik juga harus semakin mantap,” ujar Bagja.

Ia menekankan pentingnya tata kelola perusahaan yang sehat, profesional, dan berhati-hati (prudent). Kualitas layanan yang berdaya saing dinilai menjadi kunci utama untuk meningkatkan kepuasan nasabah serta mengoptimalkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandung.

Pemkot Bandung Siapkan Langkah Penataan Manajemen

Dalam rapat yang sama, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPRD dan Pansus 18 atas kerja keras merampungkan perda tersebut. Farhan menilai penetapan regulasi ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan langkah strategis yang berdampak langsung pada peran bank dalam menjawab dinamika ekonomi nasional.

Guna memperkuat daya saing dan efisiensi, Pemkot Bandung telah menyiapkan sejumlah langkah pembenahan di tubuh BPR Kota Bandung, mulai dari penataan manajemen internal, penanganan kredit bermasalah, hingga peluncuran inovasi produk simpanan baru untuk masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *