2 Emak-emak dan 1 Gadis Dibawah Umur Tertangkap Warga Saat Mencopet di Pasar Rebo Desa Cijambu Kecamatan Cipongkor

Kabupaten Bandung Barat, TJI – Warga Kampung Babakan, Desa Cijambu, kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, di hebohkan dengan tertangkapnya 3 orang pencopet yang berjenis kelamin perempuan.

3 Pelaku Pencopetan (2 orang Emak-emak dan 1 Gadis dibawah Umur), di Pasar Rebo, Kampung Babakan, Desa Cijambu, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat

Mereka yang tertangkap oleh warga terdiri dari 2 orang Emak-emak dan sangat disayangkan, 1 pelaku lagi yaitu gadis yang masih kecil atau dikategorikan masih dibawah umur. Mereka kedapatan melakukan aksi pencurian dengan berpura-pura berbelanja di Pasar Rebo.

Pasar yang digelar seminggu sekali, yakni pada setiap hari rabu didaerah tersebut, memang selalu ramai dikunjungi berbagai kalangan warga yang sekedar belanja untuk kebutuhan sehari-harinya.

Pelaku saat diamankan oleh Babinsa setempat

Ketiga pelaku melakukan aksinya sekitar pukul 08.00 pagi WIB. Warga yang sedang berbelanja rutinitas seminggu sekali dan mereka berniat berbelanja untuk kebutuhan saat menghadapi Bulan Suci Ramadhan (Munggah), tampak kaget dan ada juga yang merasa kesal terhadap ketiga pelaku pencopetan tersebut.

Warga berkerumun dan hampir menghakimi 3 pelaku pencopetan

Ketiga pelaku langsung diamankan oleh Babinsa Desa Cijambu, Serka Aceng demi menghindari kekesalan dan amukan masa. Dan segera dibawa ke Polsek setempat untuk diproses hukum serta dimintai keterangan.

Koordinator Liputan Media Times Jurnalis Indonesia bersama Serka Aceng (Babinsa Desa Cijambu Kecamatan Cipongkor Kabupaten Bandung Barat)

“Tadi kita sedang melaksanakan program pemerintah dalam mengantisipasi dampak atau pencegahan Covid-19, dengan membagikan masker bersama Kepala Desa yaitu H. Ayi Muhidin, Perangkat Desa dan Pemuda Karang Taruna Desa Cijambu juga bersama Babinmas Aiptu Widodo. Namun, setelah ramai warga yang menangkap pelalu pencopetan, kami pun langsung mengamankan ketiga pelaku pencopetan itu”, ujar Serka Aceng.

Serka Aceng menambahkan, ketiga pelaku itu tidak membawa identitas diri, dan target mereka adalah orang-orang yang berbelanja dipasar itu.

“Korban yang sedang berbelanja, kebetulan korban mengetahui tindakan dari para pelaku, karena kepergok atau tertangkap tangan, lalu korban berteriak ‘maling-maling’, sehingga warga berkerumun dan ketiga pelaku hampir di amuk massa”, tandas Aceng.

Aceng menuturkan, ketiga pelaku tersebut memang sudah menjadi target, karena di Pasar Cijenuk yang digelar setiap hari Minggu, pernah ada beberapa yang sudah menjadi korban, namun belum ada yang langsung memergokinya.

“Hal itu info dari rekan anggota Babinsa Desa Cijenuk, dan ketiga pelaku langsung kami amankan sementara dirumah Pak Kades dan akan dilakukan introgasi. Namun, mereka terkesan sudah terlatih dan terstruktur atau memiliki jaringan, karena saat ditanya, mereka selalu menjawab berbelit-belit”, ungkap Aceng.

Aceng menjelaskan, saat pelaku ditanya, mereka mengaku dari Desa Cibenda, tapi juga mereka mengaku dari Kampung Cikuda Desa Cipongkor.

“Padahal satu pelaku yang masih dibawah umur mengaku dengan nada pelan, dan mengatakan bahwa mereka berasal dari Pasir Koja Kota Bandung, Sehingga kami yang melakukan pendataan mengalami kesulitan. Apalagi banyak warga emosi dan sulit dikendalikan, ,mereka ingin main hakim sendiri”, jelas Aceng.

Akhirnya, Aparat Desa beserta jajarannya membawa ketiga orang pelaku tersebut ke Polsek Sindangkerta, guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dilain pihak, Kepala Desa Cijambu, H. Ayi Muhidin menghimbau kepada seluruh warga masyarakat, khususnya warga Desa Cijambu yang hendak berbelanja demi kebutuhan keluarganya masing-masing, agar senantiasa berhati-hati atau waspada saat belanja dipasar Rebo, apalagi menjelang Bulan Suci Ramadhan (Munggahan). **Subhan**

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *