Keresahan Warga Tipar Desa Laksana Mekar KBB Terkait Pembangunan Jalur Kereta Api Cepat Belum Ditanggapi Pihak KCIC

Kab. Bandung Barat, TJI – Warga Tipar Desa Laksana Mekar KBB di Hantui keresahan akibat Pembangunan Jalur Kereta api cepat. Rasa khawatir yang mencekam selalu menghantui perasaan warga Tipar.

Warga Tipar Desa Laksana Mekar KBB

Mengingat Semenjak adanya kegiatan pembangunan jalur Kereta Api Cepat yang dibangun Oleh KCIC, dan yang diprakarsai oleh Pemerintah Pusat, bukan berarti masyarakat Tipar Rt 04 Rw 13 tidak mendukung program pemerintah pusat tersebut.

Namun, dikarenakan tidak adanya perhatian serta kepedulian dari pihak KCIC, bahkan pemerintah daerah dan pusat, hingga pemerintahan Desa Laksana Mekar dalam memperjuangkan Hak Warga didesanya, dimana banyak rumah warga yang rusak, baik itu rusak ringan maupun rusak berat, bahkan ada warga yang meninggalkan rumahnya atau hijrah ke rumah anggota keluarganya yang berada diluar wilayah perumahan Tipar.

Karena takut ditimpa bangunan rumahnya sendiri, berkaitan dengan Ledakan Bom pemecah Batu yang disebut dengan Blasting untuk membuat terowongan di sekitar Gunung Bohong, padahal terdapat komplek perumahan warga yang persis berada di lereng gunung bohong tersebut.

Kegiatan yang menggunakan blasting tersebut sudah berlangsung sejak tahun 2017 lalu, namun hingga sekarang ternyata masih ada warga yang belum mendapatkan perhatian dari Pemerintah dan KCIC dalam menyikapi kerusakan rumah warga yang berada di area Pembangunan jalur Kereta Api Cepat tersebut.

Warga pun mengaku sudah berkali-kali mengirimkan surat ke Pemerintah daerah hingga ke Presiden.

“Akan tetapi, hingga kini, warga masih belum mendapatkan perhatian.” ungkap salah seorang warga dari Rt 04 Rw 13 kepada awak media Times Jurnalis Indonesia.

Diakhir Wawancara, perwakilan warga Tipar mengharapkan adanya perhatian serta perhatian serius dari Perusahaan Pusat, Daerah serta pihak pelaksana proyek tersebut. (DS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *