Diduga Tak Terima Kegiatannya di Beritakan, Oknum Pelaksana CV. Arta Ulina Mataraja, Cari Foto Redaksi Lipsusmedia.com,

Tangerang_Catatannews.id ][ Pelaksan CV, Arta Ulina Mataraja, yang sedang melaksanakan kegiatan lanjutan pembangunan panggung RTH Balaraja, Dengan Anggaran: Rp, 195,772,000.- Sumber Dana : APBD-P 2023, Masa Pelaksanaan 40 Hari Kalender,

Pasalnya saat kegiatan tersebut di beritakan oleh tim Media dan LSM oknum pelaksana CV, Arta Ulina Mataraja marah marah, sehingga meminta Poto pimpinan Redaksi Lipsusmedia.com dan menanyakan di mana tempat nongkrongnya,

Menanggapi hal tersebut, Makmur Napitipulu selaku Wakil Ketua Umum DPP Gabungan Wartawan Indonesia saat di mintai tanggapan menerangkan,

Kami sangat menyangkan atas prilaku oknum pelaksana tersebut, yang marah marah atas timbulnya pemberitaan dan arogan sehingga sampe meminta Poto Redaksi lipsusmedia.com,” ucap Wakil Ketua Umum

“Ada apa oknum tersebut meminta Poto? apa ada maksud tidak baik kepada Pimpinan Redaksi, kalau ga mau di beritain kegiatannya makanya yang bener pekerjaannya jangan asal aja, karna rekan rekan kami tugasnya control sosial dan mengawasi kegiatan tersebut,”tegas Waketum

“Tambah nya pula cara cara seperti itu telah melanggar hukum jika tidak senang dengan pemberitaan oleh salah satu media bisa melayangkan somasi kepada media tersebut, jangan merasa hebat kalau sudah jadi pemborong dan perlu di ketahui pemborong jika R di tengah di ganti huruf H berarti pembohong ulung..kita dari lembaga Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) akan tetap memberitakan proyek proyek yang sangat rakus mengkorupsi anggaran saya juga sebagai penasehat di media Lipsus sangat tidak terima apabila ada pemborong dengan lancang bilang wartawan bodrek. dalam waktu dekat ini kami akan melakukan laporan kepada aparat terkait seputar kalimat wartawan bodrek. harap nya pula agar PJ bupati Tangerang diminta untuk memblack CV, Arta Ulina Mataraja,” pungkasnya.

Sumber : Red Lipsusmedia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *