Kota Bandung – Proyek pembangunan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Ahmad Yani, kota Bandung diduga bermasalah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh awak media, pembangunan menelan anggaran negara nilai pagu sebesar Rp3.739.500.000,00, nilai HPS sebesar Rp3.721.844.366,29 hingga Januari 2024 itu, tampak belum rampung dikerjakan.
Selain itu, beberapa tahapan dalam RAB disinyalir tidak dilaksanakan oleh pemborong, yang dinilai akibat dugaan lemahnya pengawasan dari Dinas Kesehatan Kota Bandung.
Dari informasi LPSE Kota Bandung, Tender Pembangunan Gedung UPT Puskesmas Jalan Ahmad Yani itu, dimenangkan CV Pakta Ganda, dengan alamat di Jalan Dalam Gadung, Nomor 46, RT 01, RW 08, Lubuk Begalung, Padang (kota) Provinsi Sumatera Barat.

Dari pengamatan awak media dilokasi, Kamis 4 Januari 2024, tidak ada aktivitas pekerjaan. Pada tempat itu, hanya dijaga beberapa orang saja. Salah satu petugas keamanan setempat, mengatakan jika proyek pembangunan puskesmas itu belum selesai dikerjakan.
Tempat terpisah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) UPT Puskesmas Kota Bandung, Supriyadi saat disambangi di kantornya guna konfirmasi, belum dapat ditemui.
Pesan dikirim melalui pesan WhatsApp pun, dia terkesan bungkam dan enggan memberi tanggapan.
Sumber : indonesiaglobal.net
